Nama : Mardiana
Kelas : 2cc
Nim :061530700572
Skema Jaringan menggunakan routing RIP di Cisco Packet
Tracer
Routing RIP (Routing Information Protocol)
Routing Information Protocol (RIP) adalah sebuah protokol routing dinamis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Oleh karena itu protokol ini diklasifikasikan sebagai Interior Gateway Protocol (IGP). Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing. Pertama kali didefinisikan dalam RFC 1058 (1988). Protokol ini telah dikembangkan beberapa kali, sehingga terciptalah RIP Versi 2 (RFC 2453).
Kedua versi ini masih digunakan sampai sekarang, meskipun begitu secara teknis mereka telah dianggap usang oleh teknik-teknik yang lebih maju, seperti Open Shortest Path First (OSPF) dan protokol OSI IS-IS. RIP juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam jaringan IPv6, yang dikenal sebagai standar RIPng (RIP Next Generation/ RIP generasi berikutnya), yang diterbitkan dalam RFC 2080 (1997).
Kedua versi ini masih digunakan sampai sekarang, meskipun begitu secara teknis mereka telah dianggap usang oleh teknik-teknik yang lebih maju, seperti Open Shortest Path First (OSPF) dan protokol OSI IS-IS. RIP juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam jaringan IPv6, yang dikenal sebagai standar RIPng (RIP Next Generation/ RIP generasi berikutnya), yang diterbitkan dalam RFC 2080 (1997).
Cara Kerja RIP
- Host mendengar pada alamat broadcast jika ada update routing dari gateway.
- Host akan memeriksa terlebih dahulu routing table lokal jika menerima update routing .
- Jika rute belum ada, informasi segera dimasukkan ke routing table .
- Jika rute sudah ada, metric yang terkecil akan diambil sebagai acuan.
- Rute melalui suatu gateway akan dihapus jika tidak ada update dari gateway tersebut dalam waktu tertentu
- Khusus untuk gateway, RIP akan mengirimkan update routing pada alamat broadcast di setiap network yang terhubung.
Caranya :
1.Kita Buka Aplikasi Cisco Packet Tracer
2. Susunlah PC, Swicth dan router seperti dibawah
ini :
3. Seterusnya kita hubungka PC-Switch menggunakan à
Copper Straight-Through, Switch-Router menggunakan à
Copper Straight-Through, Router-Router menggunakan à
Serial DCE.
4. Kemudian Kita tentukan IP Address masing –masing
perangkat :
For
PC
IP
PC4 à10.10.10.2 Gateway
à10.10.10.1
IP
PC6 à10.10.10.3 Gateway à10.10.10.1
IP
PC7 à10.10.10.4 Gateway à10.10.10.1
IP
PC0 à10.10.10.5 Gateway à10.10.10.1
IP
PC4 à10.10.10.2 Gateway à10.10.10.1
IP
PC6 à10.10.10.3 Gateway à10.10.10.1
IP
PC7 à10.10.10.4 Gateway à10.10.10.1
IP
PC0 à10.10.10.5 Gateway à10.10.10.1
IP
PC1à11.10.10.2 Gateway à11.10.10.1
IP
PC8 à11.10.10.3 Gateway à11.10.10.1
IP
PC9 à11.10.10.4 Gateway à11.10.10.1
IP
PC2 à11.10.10.5 Gateway à11.10.10.1
IP
PC3 à12.10.10.2 Gateway à12.10.10.1
IP
PC10 à12.10.10.3 Gateway à12.10.10.1
IP
PC11 à12.10.10.4 Gateway à12.10.10.1
IP
PC5 à12.10.10.5 Gateway à12.10.10.1
5. Setelah IP PC telah kita masukkan sekarang kita
masuk Configurasi router disini ada 3 router yaitu :
a . Router
Jakarta
b. Router
Lampung
c. Router
Medan
Ok sekarang kita click Router Jakarta, maka aka ada
tampilan seperti di bawah ini:
Console Router
Jakarta :
>en
#conf
t
#int
fa 0/0 ( port yang menuju ke switch Jakarta )
#ip
add 10.10.10.1 255.0.0.0 ( gateway Jakarta )
#no
sh ( mengaktifkan port )
#ex
#int
se 2/0 ( port menuju ke Router Lampung )
#ip
add 192.168.10.10 255.255.255.0
#clock
rate 64000
#band
64 ( band wide )
#no
sh
#ex
#router
rip
#net
10.10.10.1
#net
192.168.10.10
#ex
#^z
( ctrl + z )
Console
Router Lampung :
>en
#conf
t
#int
fa 0/0 ( port yang menuju ke switch Jakarta )
#ip
add 11.10.10.1 255.0.0.0 ( gateway Lampung )
#no
sh ( mengaktifkan port )
#ex
#int
se 2/0 ( port menuju ke Router Jakarta )
#ip
add 192.168.10.12 255.255.255.0
#clock
rate 64000
#band
64 ( band wide )
#no
sh
#ex
#int
se 3/0 ( port menuju ke router Medan)
#ip
add 200.168.10.10 255.255.255.0
#clock
rate 64000
#band
64 ( band wide )
#no
sh
#ex
#router
rip
#net
11.10.10.1
#net
192.168.10.12
#net
200.168.10.10
#ex
#^z
( ctrl + z )
Console
Router Medan :
>en
#conf
t
#int
fa 0/0 ( port yang menuju ke switch Medan
)
#ip
add 12.10.10.1 255.0.0.0 ( gateway Medan )
#no
sh ( mengaktifkan port )
#ex
#int
se 2/0 ( port menuju ke Router Lampung )
#ip
add 200.168.10.12 255.255.255.0
#clock
rate 64000
#band
64 ( band wide )
#no
sh
#ex
#router
rip
#net
12.10.10.1
#net
200.168.10.12
#ex
#^z
( ctrl + z )
6.
Hasil Configurasi seluruhnya lihat gambar :

Nah
kalau configurasi kita sudah benar semua port yang telah kita hubungkan akan
nyala seperti gambar diatas. Untuk lebih memastikan connection mulai dari Medan ke Jakarta kita
Ping seperti gambar di bawah ini :


Pertama
kita cek ip kita sendiri dengan cara mengetik à
ipconfig à Enter disini
menunjukkan IP client Medan yaitu berada di PC10 : 12.10.10.3 dan yang
akan kita pinging buat percobaan yaitu
PC6 : 10.10.10.3 yang berada di Jakarta.
Jika
hasil ping seperti diatas, itu menunjukkan Routing sukses




Tidak ada komentar:
Posting Komentar